SMP Negeri 167 Jakarta terus berkomitmen dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka secara menyeluruh. Salah satu fokus utama di semester genap tahun ajaran 2025/2026 adalah pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) yang mengintegrasikan pembelajaran berbasis proyek ke dalam kegiatan akademik.
Tema P5 Semester Genap
Terdapat dua tema besar yang diangkat untuk semester ini:
- Kearifan Lokal — Siswa mengeksplorasi budaya Betawi dan keragaman budaya di Jakarta Timur
- Gaya Hidup Berkelanjutan — Proyek tentang pengelolaan sampah dan energi terbarukan
Metodologi Pembelajaran
Berbeda dengan pembelajaran konvensional, P5 menggunakan pendekatan interdisipliner. Siswa bekerja dalam kelompok lintas mata pelajaran untuk menghasilkan produk nyata. Beberapa contoh proyek yang sedang dikerjakan:
- Kelas 7: Membuat buku digital tentang kuliner tradisional Betawi lengkap dengan resep dan sejarahnya
- Kelas 8: Merancang sistem pengelolaan sampah di lingkungan RT/RW masing-masing
- Kelas 9: Membuat film dokumenter pendek tentang pelestarian budaya lokal
Dukungan dan Pelatihan Guru
Untuk mendukung implementasi ini, sekolah telah menyelenggarakan workshop internal bagi seluruh guru. Pelatihan mencakup teknik asesmen formatif, differentiated learning, dan penggunaan teknologi dalam pembelajaran.
"Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi guru untuk lebih kreatif dan bagi siswa untuk belajar dengan cara yang lebih bermakna. Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari siswa dalam mengerjakan proyek-proyek mereka," jelas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum.
Pameran Hasil Karya
Hasil proyek P5 akan dipamerkan dalam acara "Gelar Karya P5" yang dijadwalkan pada akhir semester. Orang tua siswa dan masyarakat sekitar akan diundang untuk melihat langsung hasil kreativitas para siswa.