Setelah melewati ujian akhir semester yang cukup melelahkan, siswa-siswi SMP Negeri 167Jakarta mengadakan kembali sambut dengan kegiatan yang paling ditunggu-tunggu, yaitu ClassMeeting! Kegiatan ini jadi momen terseru bagi anak anak SMP 167 Jakarta untukmelepas penat. Tujuannya ClassMeeting!! diadakan yaitu mempererat kebersamaan, dan tentu saja, menunjukkan semangat kompetisi yang sehat antar kelas. Tahun ini, OSIS/MPK menghadirkan berbagai lomba yang sangat seru. Yaitu ada Basket untuk Putra (PA) maupun Putri(PI), Futsal, E-sport, Kepithink, dan Estafet Balon. Setiap perlombaan dirancang untuk menguji kekompakan sasama tim, strategi, dan tentu saja,semangat dari masing-masing kelas.
1. Basket


Basket (Putra & Putri) Pertandingan basket jadi salah satu yang paling memancing semangat. Tiap kelasmenurunkan lima pemain inti dan satu cadangan. Di lapangan, aksi pemain saling kejar skor yang terasa sengit. Gerakan dribble cepat, operan tajam, dan tembakan tepat ke ring membuat suasana makin meriah. Pemain tidak boleh menyenggol, menahan, mendorong, atau memukul pemain lawan secara kasar dan Pemain harus menggiring bola saat berlari, bukan membawanya sambil berlari. Bola harus dipegang di dalam atau di antara telapak tangan. Kontak fisik yang berlebihan adalah pelanggaran. Lomba ini bukan cuma adu teknik, tapi juga melatih strategi tim, kekompakan Tim, dan semangat fair play.
2. Futsal

Siswa-siswi SMP 167 Jakarta mengadakan lomba futsal. Lapangan dipenuhi sorakan oleh suporter saat permainan futsal dimulai. Tiap kelas memiliki jagoan jagoan futsal tim terdiridari lima pemain utama dan tiga cadangan. Jika skor akhir imbang, pertandingan langsung dilanjutkan ke adu penalti. Peserta yang mendapat kartu merah harus absen selama dua menit dari permainan, membuat tim harus bertahan dengan jumlah pemain yang kurang. Lomba ini mengajarkan strategi, kecepatan berpikir, serta pentingnya komunikasi dan kerjasama di tengah tekanan.
3. E-Sport (Mobile Legends)

Lomba e-sport juga tak kalah menarik perhatian. Setiap tim terdiri dari lima pemain dan dua cadangan. Semua peserta diwajibkan menggunakan akun aktif dan valid, dan pesertadilarang berkata kasar atau menggunakan cheat. Dilarang melakukan tindakan Tidak Sportif seperti AFK ataupun mengacaukan berjalannya pertandingan. Di balik layar, kerjasama tim, strategi, dan komunikasi jadi faktor utama kemenangan. Lomba ini bukan sekadar permainan, tapi juga sarana melatih sportivitas digital dan tanggung jawab dalam kompetisi daring.
4. Estafet Balon

Lomba paling mengundang tawa tapi tetap menantang ini diikuti lima peserta dari tiap kelas, tantangannya adalah ketika permainan dimulai, anggota tim pertama berlari ke arah panitia yang memegang balon atau yang akan memberi balon. Setelah anggota tim pertamamendapatkan balonnya, balon tersebut harus dihimpit diantara punggung pemain pertamadan perut pemain kedua. Bila balon terjatuh, peserta harus mengulang dari awal. Meski terlihat sederhana, lomba ini melatih kekompakan tim, fokus, dan koordinasi tim yang kuat.
5. Kepithink

Lomba Kepithink juga tak kalah menarik perhatian. Setiap tim terdiri dari 5 peserta (Campuran laki-laki & perempuan). Peserta hanya boleh menjepit pulpen klik menggunakan jari telunjuk,tidak boleh menggunakan jari lain atau menggenggam. Pulpen klik tidak boleh terlepas selama permainan berlangsung. Peserta dilarang berpegangan tangan saat bermain. Jika pulpen klik terjatuh saat menuju titik ujung, maka tim harus mengulang dari garis start. Namun, jika pulpen klik terjatuh saat berada di titik ujung atau saat perjalanan kembali menuju garis start, maka tim mengulang dari titik ujung.
6. Stand booth
Selama berlangsungnya ClassMeeting, OSIS dan MPK SMPN 167 Jakarta menyediakan Stand booth yang menjual berbagai minuman dan camilan. Kehadiran stand ini membantu para siswa siswi 167 untuk mendapatkan sedikit energi tambahan di sela-sela perlombaan. Meski sederhana, Stand booth ini cukup menarik perhatian. Siswa-siswi SMP 167 bisa membeli sesuatu untuk menyegarkan diri sebelum atau sesudah pertanding, tanpa perlu keluar area sekolah. Stand booth ini juga berjalan dengan tertib dan terorganisir, sehingga tidak mengganggu jalannya kegiatan utama. Dengan adanya stand booth ini, kegiatan ClassMeeting terasa sedikit lebih lengkap, karena kebutuhan peserta dan penonton bisa terpenuhi tanpa harus meninggalkan suasana seru yang ada di lapangan.
Setelah minggu kedua, semua perlombaan ClassMeeting sudah berakhir. Pemenang ditentukan para juri dan para pemenang akan menerima hadiah dari juri. Sembari menunggu waktu pengambilan rapor, para peserta didik mengisi waktu kegiatan di sekolah. Meskipun perlombaan ClassMeeting sudah selesai, masih banyak kegiatan seru yang bisa dilaksanakan.
Seperti kegiatan pertandingan Guru vs Murid. Para guru bertanding melawan peserta didik bermain basket, futsal, dan lain sebagainya.

Meskipun sudah tak lagi muda,rasa semangat para guru masih berkobar selayaknya anak muda. Pertandingan terasa semakin seru dan menantang. Dengan diadakannya kegiatan ini, diharapkan para pesertadidik meningkatkan solidaritas, kreativitas, serta mengasah soft skills yang mereka punya. Serta mengukir momen kebersamaan yang tak akan bisa terlupakan.
Editor & Penulis : Sekbid 8 (OSIS MADHASATTVA)
